PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN JAHE HANGAT TERHADAP FREKUENSI EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I
minuman Jahe Hangat, emesis gravidarum, ibu hamil
Keywords:
Pemberian minuman jahe hangat, emesis gravidarum, ibu hamilAbstract
Mual muntah atau biasa disebut emesis gravidarum yang terjadi pada kehamilan trimester pertama disebabkan karena terjadinya peningkatan kadar hormon Estrogen dan Human Chorionic Gonadotropine (HCG) (Walyani, E.S 2020). Emesis gravidarum bisa diatasi dengan terapi non farmakologi, salah satunya yaitu pemberian minuman jahe. Jahe mengandung gingerol, shogaoldan zingeberen yang bisa menurunkan mual dan muntah pada ibu hamil (Fina et al., 2020). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian minuman jahe hangat terhadap frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I.
Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi-Eksperimental dengan metode One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian ini yaitu ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Babakan sebanyak 59 orang dan didapatkan sampel sejumlah 25 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi.Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik stratified random sampling. Analisis data menggunakan statistik univariat dan bivariat (Paired Sample T-Test).
Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I sebelum diberikannya perlakuan sebesar 3.9535 sementara rata-rata emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I sesudah perlakuan sebesar 1.9467 serta nilai p- value = 0.000 atau lebih kecil dari nilai α (0,05). Artinya ada pengaruh jahe terhadap frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Babakan.
Pemberian minuman jahe putih hangat dapat digunakan sebagai salah satu metode non farmakologis dalam menurunkan frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I.





