PENGARUH PEMBERIAN KURMA SEBAGAI PENDAMPING FE DALAM PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI PUSKESMAS PALIMANAN KABUPATEN CIREBON
Pemberian Kurma, Fe, Kadar Haemoglobin, ibu Hamil
Keywords:
pemberian kurma, pendamping Fe, kadar haemoglobin, anemiaAbstract
Anemia pada kehamilan sangat berbahaya bagi ibu dan janinnya. Dampak anemia pada ibu hamil yaitu perdarahan, abortus, persalinan prematur. Diperoleh kenaikan 20% dari tahun 2023 ke tahun 2024 di Puskesmas Palimanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Palimanan
Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode penelitian experimental. Desain penelitian Two Group Pretest Posttest Control Design. Populasi penelitian ini seluruh ibu hamil yang ada di Puskesmas Palimanan sebanyak 20 responden Waktu penelitian bulan April Juni 2024 di Puskesmas Palimanan Kabupaten Cirebon. Instrument penelitian lembar observasi. Pengumpulan data menggunakan data primer. Teknik pengambilan data yaitu Purposive Sampling, menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan hasil uji paired simple t-test.
Diketahui usia ibu hamil terbanyak 31 tahun 10 responden, usia kehamilan terbanyak 21-30 minggu 12 responden, pendidikan terbanyak SMA 7 responden dan pekerjaan terbanyak IRT 12r responden. Pada hasil uji paired simple t-test diketahui nilai P value 0.000 (P<0,05).
Dapat disimpulkan terdapat pengaruh pemberian kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Saran kurma dapat dijadikan metode non farmakologis dalam peningkatan kadar hemoglobin dan sebagai pendamping Fe.





